Jumat, 05 Juli 2013

BERSEDEKAH TIDAK AKAN MEMBUAT MISKIN

BERSEDEKAH TIDAK AKAN MEMBUAT MISKIN   · Sebelumnya mari kita ketahui lebih dulu apa itu sedekah ?? Sedekah ialah Suatu pemberian yang diberikan oleh seorang Muslim kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang sebagai kebajikan yang mengharap rida Allah SWT dan pahala semata.
 · Sedekah yang paling utama
 1. Sedekah sirriyah Sedekah sirriyyah adalah sedekah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Sedekah ini sangat utama karena lebih mendekati ikhlas dan selamat dari sifat riya

 2.   Sedekah Dalam Kondisi Sehat Bersedekah dalam kondisi sehat lebih utama daripada berwasiat ketika sudah menjelang ajal, atau ketika sudah sakit parah dan sulit diharapkan kesembuhannya.

3. Sedekah jariyah Sedekah jariyah adalah sedekah yang pahalanya terus mengalir meskipun ia sudah meninggal. Ya seringkali manusia jarang sekali membagi sebagian rezeki kita kepada orang yang membutuhkan , tidak sedikit orang berfikir kalo saja kita memberikan rezeki kita kepada orang yang membutuhkan akan rugi untuk hidupnya padahal dari bersedekahlah Allah malah menambah rezeki kita. Karena dari bersedekahlah kita mendapatkan doa dari orang lain dan doa tersebut bukan mustahil akan dikabulkan sudut pandang. · Manfaat bersedekah Pada dasarnya ada tiga pihak yang mendapatkan manfaat dari sedekah. Pertama, engeluarkan sedekah. Kedua, orang yang mendapatkan sedekah. Ketiga, masyarakat yang ada di sekitar orang yang bersedekah. Marilah kita teliti manfaat sedekah tersebut dari tiga   Manfaat Sedekah Bagi Orang Yang Mengeluarkannya Sebenarnya manfaat terbesar dari amal sedekah itu bukan orang yang menerimanya, tetapi justru orang yang mengeluarkannya.
Orang yang mengeluarkan sedekah mendapatkan banyak manfaat dari sedekahnya.
Di antara manfaat sedekah bagi pelakunya adalah sebagai berikut.
  1.      Sebagai Kesempurnaan Iman dan Islam Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin yang artinya sebagai pembawa rahmat bagi alam semesta. Karena itu, Islam bukan hanya mengajarkan bagaimana seorang muslim itu berhubungan dengan Tuhannya. Akan tetapi, islam juga mengajarkan bagaimana berhubungan baik dengan keluarganya, tetangganya, dan masyarakatnya. Rasa empati sosial dalam ajaran agama Islam bukan hanya dalam wacana-wacana kosong yang tanpa aplikasi. Akan tetapi, rasa empati sosial dalam Islam diwujudkan dengan tindakan-tindakan nyata, bukan sekedar pengakuan. Oleh karena itu, orang yang mengaku bertakwa ditantang oleh Allah untuk melakukan perbuatan sebagai bukti keimanan, keislaman, dan ketakwaannya. Jika perbuatan yang diperintahkan tersebut bisa dijalankan dengan baik, maka ia memang pantas disebut mukmin, muslim, dan muttaqin.

 2.     Tanda Husnu Zhan kepada Allah Setiap manusia memiliki kecenderung menyukai harta benda. Kecenderungan tersebut mendorongkannya untuk mencari apa yang belum dimiliki dan mempertahankan apa yang sudah ada ditangan. Bahkan kadang manusia melampaui batas sehingga ia mengganggap rejeki yang dimilikinya bukan berasal dari Allah namun dari kerja kerasnya. Orang yang mau mengeluarkan sebagian rejekinya untuk disedekahkan kepada orang lain berarti di dalam dirinya ada husnu zhan (berbaik sangka) kepada Allah. Ada keyakinan di dalam dirinya bahwa Allah akan mengganti sedekah yang dikeluarkannya tersebut dengan sesuatu yang lebih baik. Berbeda dengan orang  pelit yang menganggap pintu rejeki itu hanya kerja keras dan kikir kepada orang lain. Ia tidak yakin jika ia mengeluarkan sedekah niscaya Allah akan menggantinya yang lebih baik. Dalam sebuah hadist qudsi disebutkan bahwa Allah berfirman, “Aku menurut persangkaan hamba-Ku kepada-Ku.” Apabila orang mau berbaik sangka kepada Allah, maka Allah akan memberikan kebaikan kepadanya. Dan jika orang berburuk sangka kepada Allah, prasangka itu akan kembali kepadanya. Karena sedekah bisa menjadi bukti seorang hamba berbaik sangka kepada Allah, maka tidak mengherankan jika Allah juga akan memberikan apa yang lebih baik daripada apa yang disangkanya sehingga sedekah itu tidak akan membuat hartanya berkurang namun justru akan membuat hartanya bertambah. “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah.”       Manfaat Sedekah Bagi Orang yang Menerima Tidak diragukan lagi pasti orang yang menerima sedekah akan merasakan manfaat dari sedekah yang diterimanya. Manfaat itu bisa bersifat manfaat lahir dan bisa berupa manfaat batin,
1.      Manfaat Lahir Secara lahir orang yang menerima sedekah akan dicukupkan kebutuhannya dan diringankan beban kesulitan hidupnya. Perut yang tadinya merasa lapar bisa menjadi kenyang karena ada orang yang memberinya sedekah. Biaya sekolah yang berat dan tidak terbayarkan bisa menjadi ringan karena ada orang yang mengulurkan tangan memberi sedekah. Sedekah yang bisa dimanfaatkan dengan produktif bisa mengurangi pengangguran. Betapa banyak orang yang menganggur karena PHK bisa berwiraswasta karena uluran tangan orang yang memberikan sedekah. Bahkan bukan saja bisa mencukupi dirinya sendiri tetapi juga menolong orang lain.
  2.      Manfaat Batin Selain manfaat lahir, orang yang mendapatkan sedekah juga mendapatkan manfaat batin. Ia akan merasa terbantu. Akan tumbuh dalam dirinya betapa orang lain memperhatikan dan membantu dirinya. Sedekah yang ia terima bisa menjadi bukti bahwa ia tidak menghadapi segala persoalan ini sendirian. Namun masih banyak saudaranya yang mau berbagi beban derita. Dorongan psikologis ini sangat diperlukan bagi setiap orang.   Manfaat Sedekah Bagi Sosial Masyarakat Selain orang yang mengeluarkan sedekah dan orang yang mendapatkan sedekah, masyarakat pun akan mendapatkan manfaat yang besar jika sedekah ini tumbuh subur di masyarakat. Di antara manfaat-manfaat tersebut sebagai berikut.
  1.      Terciptanya Lapangan Kerja Di masyarakat kita sebenarnya banyak orang yang produktif. Yang menjadi kendala mereka hanyalah permodalan. Untuk menurunkan pinjaman dari Bank kadang ada banyak persyaratan administrasi yang sulit dipenuhi. Misalnya, angunan berupa sertifikat tanah atau BPKB motor. Belum lagi bunga bank yang tidak akan pernah kompromi dengan untung laba usaha nasabahnya. Problem-problem permodalan seperti itu sebenarnya bisa teratasi jika kesadaran orang untuk bersedekah itu tinggi. Andaikata para jutawan dan milyarder di negeri ini mau konsisten menyedekahkan hartanya bagi orang yang membutuhkan, niscaya pengangguran bisa dikurangi. Bagi seorang milyarder uang sebanyak satu sampai lima juta amatlah sedikit. Namun bagi orang yang ketrampilan dan terbentur modal, tentu uang sebesar itu akan sangat membantu. Kalau pada akhirnya orang yang dibantu tersebut sukses dalam usahanya hingga memiliki banyak karyawan bukankah akan tercipta banyak lapangan kerja? Dalam sebuah seminar Bu Pamella pernah menceritakan ketika bisnis keluarganya bangkrut dan jatuh miskin, ada orang yang mau mengulurkan zakat kepada mereka. Dari zakat itu, kemudian dikelola menjadi sebuah toko kelontong kecil yang akhirnya menjadi sebuah swalayan, yang bernama Flora. Pada perkembangan bisnis selanjutnya beliau mendirikan Pamella. Hingga saat ini sudah ada tujuh Pamella swalayan. Tentu ini bisa menjadi bukti nyata betapa sedekah bisa menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan mengentaskan kemiskinan.
2.      Mengurangi Angka Kriminal Salah satu sebab seseorang melakukan perbuatan-perbuatan kriminal adalah karena kemiskinan. Karena perut lapar dan tidak ada yang dimakan, maka orang melakukan perbuatan jahat seperti mencuri, merampok, dan sebagainya. Mungkin perbuatan-perbuatan seperti itu pada awalnya hanya sekedar untuk mengganjal perut. Namun lambat laun bisa menjadi profesi yang sulit untuk ditinggalkan. Jika banyak orang yang rajin menyedekahkan hartanya dan sedekah tersebut bisa terdistribusi dengan baik dan benar, insya Allah kemiskinan bisa dientaskan secara bertahap. Jika kemiskinan bisa dientaskan harapannya tingkat kejahatan yang disebabkan kemiskinan bisa diatasi. Jika tingkat kejahatan bisa diminimalisir maka yang mendapatkan keuntungan adalah masyarakat itu sendiri. Insya Allah di sebuah masyarakat yang penduduknya rajin bersedekah akan kecil angka kriminalnya. Dan di sebuah masyarakat yang penduduknya bakhil maka akan tinggi angka kriminalnya.
3.      Memperkuat Tali Ikatan Keluarga dan Masyarakat. Kaya dan miskin adalah sunatullah yang tidak bisa diubah lagi. Perbedaan itu diciptakan oleh Allah untuk menguji apakah orang kaya mau bersyukur dan orang miskin mau bersabar ataukah tidak. Apabila ternyata dalam suatu masyarakat orang yang kaya mau mensyukuri nikmat yang salah satunya adalah dengan bersedekah, niscaya akan tercipta hubungan harmonis dalam masyarakat tersebut. Dalam kitab Durratun Nashihin disebutkan bahwa tegaknya dunia itu disebutkan karena empat hal. Pertama, ilmu para ulama. Kedua, keadilan para umara (pemimpin). Ketiga, kedermawanan orang-orang kaya. Keempat, kesabaran orang-orang miskin. Apabila keempat hal ini bisa terealisasi insya Allah akan tercipta keamanan dan ketentraman dalam masyarakat tersebut. Tidak akan terjadi kecemburuan sosial menyebabkan rasa iri dan dengki. Sebenarnya adanya perasaan iri dan dengki itu disebabkan karena tidak adanya tali ikatan yang kuat. Orang yang miskin tidak akan iri kepada orang kaya apabila orang kaya tersebut mau berbagi suka kepadanya. Kecemburuan sosial tidak pernah muncul jika antara si kaya dan si miskin mau saling mengenal, memahami, dan saling membantu. Dengan demikian nyatalah bahwa sedekah bisa memperkuat tali hubungan dalam masyarakat.              


http://mentoring98.wordpress.com/apa-itu-sedekah/

http://www.konsultasisyariah.com/sedekah-yang-paling-utama/

http://www.anneahira.com/sedekah-dalam-islam.htm

http://uswahislam.blogspot.com/2013/04/3-manfaat-sedekah-paling-utama.html://delapankeajaibansedekah.blogspot.com/2012/11/manfaat-sedekah.html

0 komentar:

Poskan Komentar